Order pasar atau limit: kepastian eksekusi ditukar dengan kendali harga

|Penulis: Tim Redaksi QUASA|6 mnt baca
Order pasar atau limit: kepastian eksekusi ditukar dengan kendali harga

Pilih order pasar jika transaksi perlu segera dicocokkan dan Anda dapat menerima harga yang tersedia saat itu. Pilih order limit jika harga maksimum pembelian atau harga minimum penjualan lebih penting daripada kecepatan. Panduan Investor.gov menjelaskan bahwa order pasar mengutamakan eksekusi tanpa menjamin harganya, sedangkan order limit hanya dapat terlaksana pada harga batas atau harga yang lebih baik.

Untuk saham di Indonesia, pilihan tersebut juga bergantung pada volume yang tersedia di buku pesanan dan jenis order pasar yang digunakan. Pesanan yang besar relatif terhadap volume pada harga terbaik dapat bertemu pada beberapa tingkat harga. Sebaliknya, batas harga yang ketat dapat menyisakan pesanan yang menunggu atau tidak terisi. Jadi, peluang eksekusi yang lebih tinggi pada order pasar tidak berarti seluruh pesanan pasti selesai.

Mengapa harga order pasar bisa bergeser?

Harga transaksi terakhir menunjukkan perdagangan yang sudah terjadi, bukan harga yang dijanjikan untuk pesanan berikutnya. Pembeli dengan order pasar bertemu penawaran jual yang tersedia; penjual bertemu permintaan beli yang tersedia. Jika volume pada harga terbaik tidak cukup, pencocokan dapat berlanjut ke tingkat harga berikutnya. Selisih antara harga acuan yang diharapkan dan harga eksekusi disebut slippage.

Dalam pasar yang bergerak cepat, penawaran yang terlihat saat pesanan disiapkan juga dapat berubah sebelum pesanan dicocokkan. Buletin perdagangan SEC menjelaskan bahwa harga transaksi terakhir tidak menjamin harga order pasar dan bagian dari pesanan besar dapat terisi pada harga berbeda. Karena itu, harga jual terbaik atau best ask lebih relevan bagi pembeli, sedangkan harga beli terbaik atau best bid lebih relevan bagi penjual; volume pada masing-masing tingkat sama pentingnya dengan angka harga.

Jarak antara bid dan ask juga memengaruhi hasil transaksi segera. Ketika jaraknya lebar, pembeli yang langsung mengambil ask dan penjual yang langsung mengambil bid berangkat dari harga yang berbeda, meski harga transaksi terakhir tampak dekat dengan salah satu sisi. Pada saham dengan buku pesanan tipis, tambahan jumlah pesanan dapat memperbesar perbedaan antara harga terbaik yang terlihat dan harga rata-rata seluruh transaksi.

Apa yang terjadi pada sisa order pasar di BEI?

Di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI), satu lot berisi 100 saham. Mekanisme perdagangan BEI membedakan order pasar Fill and Kill (FAK), Fill or Kill (FOK), dan Market to Limit (MTL), serta mensyaratkan adanya best ask untuk order beli atau best bid untuk order jual. Ketiganya meningkatkan peluang pencocokan segera dengan cara yang berbeda; tak satu pun merupakan janji bahwa setiap jumlah pesanan pasti terisi.

FAK dapat terisi seluruhnya atau sebagian; bagian yang tidak dapat segera dicocokkan berakhir. FOK hanya terlaksana jika seluruh jumlah dapat dicocokkan sekaligus, sehingga kekurangan volume membuat pesanan tidak terlaksana. MTL dapat terisi sebagian, lalu sisa pesanan berubah menjadi order limit pada harga pencocokan terakhir. Perbedaan ini menentukan apakah sisa pesanan hilang, seluruh transaksi batal, atau tetap menunggu pada harga tertentu.

Order pasar di BEI juga memiliki batas rentang tingkat harga yang dapat dijangkau. Artinya, adanya penawaran jual dalam buku pesanan belum tentu membuat seluruh order beli pasar dapat menyapunya sampai tingkat harga yang jauh. Untuk pesanan besar, jumlah pada sisi lawan dan batas rentang tersebut sama-sama memengaruhi bagian yang dapat dicocokkan.

Simulasi: harga rata-rata dan jumlah yang terisi

Gambaran beberapa tingkat harga terlihat dalam ilustrasi order pasar BEI: order beli FAK sebanyak 300 lot bertemu masing-masing 100 lot penawaran jual pada harga 65, 66, dan 67. Pesanan itu selesai, tetapi tidak seluruhnya pada best ask awal. Contoh tersebut memperlihatkan mengapa harga terbaik dan harga rata-rata pesanan penuh perlu dibedakan.

Berikut contoh hipotetis dalam rupiah. Seorang pembeli menginginkan tiga lot, atau 300 saham. Saat pesanan dicocokkan, tersedia masing-masing 100 saham pada harga jual Rp1.000, Rp1.005, dan Rp1.010. Jika seluruh volume itu masih tersedia dan order pasar dapat menjangkaunya, total pembelian menjadi Rp301.500, dengan harga rata-rata Rp1.005 per saham. Dibandingkan anggapan bahwa semua saham bisa dibeli pada best ask Rp1.000, selisihnya Rp1.500 atau 0,5%, sebelum biaya transaksi.

Jika pembeli yang sama memakai order limit Rp1.005, harga pembeliannya tidak akan melampaui batas tersebut. Dalam kondisi hipotetis yang sama, hanya 200 saham tersedia pada harga yang memenuhi limit: 100 pada Rp1.000 dan 100 pada Rp1.005. Seratus saham sisanya belum terisi, meskipun ada penjual pada Rp1.010. Pembeli menghindari harga yang lebih tinggi dengan menerima risiko target jumlah saham tidak tercapai.

Pergerakan harga dapat memperlebar pertukaran itu. Misalkan penawaran untuk masing-masing 100 saham berada pada Rp1.000, Rp1.015, dan Rp1.030. Jika seluruhnya dapat dicocokkan, pembelian 300 saham membutuhkan Rp304.500, dengan rata-rata Rp1.015 per saham. Angka ini semata perhitungan dari kondisi yang diasumsikan, bukan hasil transaksi atau perkiraan harga saham tertentu. Jika salah satu penawaran menghilang sebelum pencocokan, baik harga rata-rata maupun jumlah yang terisi dapat berubah.

Jenis order menurut kondisi saham dan ukuran pesanan

Dua pertanyaan menentukan pilihan: seberapa penting transaksi terjadi segera, dan harga terburuk berapa yang masih dapat diterima? Likuiditas serta ukuran pesanan mengubah bobot kedua risiko itu.

  • Pasar tenang, saham likuid, pesanan kecil: order pasar dapat sesuai ketika kecepatan menjadi prioritas dan volume pada harga terbaik mencukupi. Order limit yang langsung dapat bertemu penawaran lawan juga memberi peluang eksekusi cepat sambil menetapkan batas harga.
  • Harga bergerak cepat: order limit lebih sesuai jika pembeli tidak boleh membayar di atas batas tertentu atau penjual tidak boleh menerima di bawahnya. Konsekuensinya, harga bisa menjauh sebelum pesanan mendapat giliran sehingga transaksi tertunda atau gagal.
  • Saham kurang likuid: perhatikan jarak bid dan ask serta volume pada beberapa tingkat, bukan hanya harga terakhir. Order pasar dapat bertemu pada harga yang berjauhan; limit melindungi batas harga, tetapi mungkin lama menunggu lawan transaksi.
  • Pesanan besar: bandingkan jumlah yang diinginkan dengan volume pada sisi lawan. Beberapa order limit dapat memberi kendali harga untuk setiap bagian, tetapi penyelesaian seluruh target menjadi tidak pasti. Order pasar dapat mempercepat pencocokan, dengan risiko harga rata-rata bergeser atau sebagian jumlah tidak terisi sesuai jenis ordernya.

Matriks tersebut menggambarkan pilihan berdasarkan tujuan transaksi, bukan aturan bahwa satu jenis order selalu lebih baik. Bahkan pada saham likuid, volume di harga terbaik dapat berubah; pada saham yang bergerak cepat, limit yang langsung dapat dicocokkan masih bisa terisi sebelum harga menjauh. Yang menentukan adalah keadaan buku pesanan ketika order benar-benar diproses.

Menentukan batas harga tanpa salah membaca peluang eksekusi

Untuk membeli, limit adalah harga tertinggi yang bersedia dibayar; untuk menjual, limit adalah harga terendah yang bersedia diterima. Transaksi dapat terjadi pada harga yang lebih baik, tetapi tetap memerlukan pesanan lawan yang cocok. Harga pasar yang sempat menyentuh limit juga tidak memastikan seluruh jumlah terisi: volume mungkin terbatas dan pesanan lain bisa lebih dahulu berada dalam antrean.

Jika transaksi harus cepat, batas harga yang masih dapat diterima membantu menilai apakah order limit yang dapat langsung dicocokkan cukup memadai. Jika kendali harga menjadi prioritas, kemungkinan menunggu atau terisi sebagian merupakan konsekuensi pilihan itu. Untuk order pasar FAK, FOK, dan MTL, status akhirnya perlu dibaca sesuai mekanisme masing-masing, terutama ketika jumlah pesanan lebih besar daripada volume yang tersedia.

Baca juga:

Bagikan:

Berlangganan buletin kami

Dapatkan berita Web3, AI, dan kripto terbaru langsung di kotak masuk Anda.

0