
Migrasi KBLI 2025: izin lama tetap berlaku, kode baru perlu diperiksa

Ketentuan transisi BKPM menyatakan bahwa persyaratan dasar, perizinan berusaha, dan perizinan penunjang yang sudah terbit, terverifikasi, atau disetujui sebelum penerapan KBLI 2025 tetap berlaku. Karena itu, penyesuaian dari KBLI 2020 dimulai dengan memeriksa kegiatan dan status izin yang tercatat, bukan langsung mengajukan izin baru.
Urutannya: inventarisasi kode pada NIB dan izin, cari kode penerus, lalu cocokkan uraian kegiatan dengan usaha yang benar-benar dijalankan. Periksa hasil penyesuaian di OSS sebelum mengubah NIB jika memang diperlukan. Setelah data NIB sesuai, barulah perbarui profil pada sistem sektoral yang menggunakannya sebagai acuan.
Kapan izin lama tetap berlaku?
Ketentuan transisi mencakup persyaratan dasar, perizinan berusaha, dan perizinan berusaha untuk menunjang kegiatan usaha dengan status yang disebutkan di atas. Status tiap dokumen tetap penting: permohonan yang masih diproses tidak dapat diperlakukan seolah-olah izinnya sudah terbit. Catat pula kegiatan yang tercantum pada izin, karena keberlakuan izin lama tidak dengan sendirinya mencakup kegiatan baru yang belum tercatat.
Jika yang berubah hanya angka kode dan substansi kegiatan usaha tetap sama, OSS dan sistem Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) melakukan penyesuaian secara otomatis. Pemegang izin perlu melihat apakah hasil penyesuaian itu sudah tercermin pada data perusahaannya. Perubahan angka semata berbeda dari perubahan kegiatan: kode penerus harus tetap menggambarkan usaha yang selama ini dijalankan.
Ketika aksi korporasi mengubah maksud dan tujuan serta kegiatan usaha, penyesuaian anggaran dasar di AHU menjadi relevan. Perubahan kegiatan itu juga harus selaras dengan data perizinan di OSS. Sebagai contoh bersyarat, pengembang aplikasi yang mulai mengoperasikan layanan perantara penjualan perlu menilai kegiatan tambahan tersebut secara tersendiri; mengganti angka pada kode pengembangan aplikasi saja tidak menggambarkan layanan barunya.
Inventarisasi NIB, izin, dan kegiatan usaha

Buat daftar kerja per kegiatan yang tercantum pada NIB, terutama bila satu badan usaha menjalankan beberapa layanan. Untuk setiap kegiatan, tulis kode dan judul KBLI lama, uraian dalam anggaran dasar, produk atau layanan yang dijalankan, serta izin yang terkait. Dengan begitu, kode penerus diperiksa terhadap kegiatan yang spesifik, bukan dipilih untuk seluruh perusahaan sekaligus.
- Catat status persyaratan dasar, perizinan berusaha, dan izin penunjang: sudah terbit, terverifikasi, disetujui, atau masih diproses.
- Tandai kegiatan yang tetap sama dan kegiatan yang cakupannya berubah atau bertambah. Bila ada beberapa proyek atau lokasi usaha, catat kaitannya dengan izin masing-masing.
- Daftar sistem sektoral yang memakai kode pada NIB, berikut kode yang saat ini tampil pada profilnya.
- Simpan calon kode penerus beserta alasan pemilihannya berdasarkan uraian kegiatan, agar pemeriksaan legal dan operasional memakai dasar yang sama.
Inventaris ini menghasilkan dua jalur kerja yang berbeda. Untuk kegiatan yang substansinya tetap, periksa apakah penyesuaian kode sudah muncul dengan benar. Untuk kegiatan yang berubah, tentukan terlebih dahulu perubahan data perusahaan dan perizinan yang diperlukan; pemetaan kode saja belum menyelesaikan perubahan kegiatan tersebut.
Cari kode penerus menurut kegiatan

Nomor yang mirip belum tentu menggambarkan kegiatan yang sama. Sebagai contoh, pemetaan OSS untuk kode 63122 menunjukkan bahwa kategori lama portal web atau platform digital dengan tujuan komersial dipecah menjadi 33 kode KBLI 2025. Pilihan berikut memperlihatkan mengapa pelaku usaha perlu membaca jenis layanan yang diperantarai, bukan mengambil satu kode pengganti untuk semua platform:
- 63122 → 47901: platform digital intermediasi perdagangan eceran.
- 63122 → 55400: aktivitas jasa intermediasi akomodasi.
- 63122 → 56400: aktivitas jasa intermediasi penyediaan makanan dan minuman.
- 63122 → 63900: aktivitas jasa portal pencarian web dan informasi lainnya.
Daftar itu adalah contoh pemetaan, bukan pilihan otomatis bagi setiap pemegang kode lama. Platform yang mempertemukan pembeli dengan penjual barang eceran berbeda kegiatannya dari layanan yang memperantarai pemesanan akomodasi. Portal pencarian informasi pun memiliki uraian tersendiri. Bila startup menjalankan lebih dari satu layanan, cocokkan masing-masing dengan uraian kode baru dan kegiatan yang tercatat pada NIB.
Periksa juga peran perusahaan dalam transaksi: apakah ia menjual barang atau jasa sendiri, menerbitkan perangkat lunak, atau memperantarai penyedia lain. Perbedaan itu membantu mempersempit calon kode ketika halaman konversi menampilkan banyak penerus. Hasil konversi menunjukkan hubungan klasifikasi; kesesuaiannya dengan data dan izin perusahaan tetap perlu diperiksa.
Urutan pemeriksaan di OSS sebelum mengubah NIB
Mulailah dari kode lama pada daftar kerja, lalu bandingkan hasil konversi dengan data usaha yang tampil di akun OSS. Pemeriksaan ini membedakan penyesuaian numerik yang sudah tercermin pada sistem dari perubahan kegiatan yang memang perlu diproses. Jangan menganggap pencarian kode pada halaman konversi telah mengubah NIB.
- Cari setiap kode lama pada layanan konversi OSS. Buka calon kode penerus dan baca judul serta uraian kegiatannya, terutama jika satu kode lama bercabang ke beberapa pilihan.
- Cocokkan calon kode dengan kegiatan pada NIB, anggaran dasar, dan layanan yang dijalankan. Untuk kegiatan yang berbeda, lakukan pencocokan secara terpisah.
- Periksa data usaha di akun OSS dan NIB yang berlaku. Catat kode yang sudah disesuaikan otomatis serta perbedaan antara hasil konversi dan data yang tampil.
- Jika perbedaannya berkaitan dengan perubahan maksud, tujuan, atau kegiatan usaha, tangani perubahan substansi melalui proses AHU dan OSS yang sesuai dengan kondisi perusahaan.
- Setelah perubahan diproses, periksa kembali NIB serta status izin yang terkait sebelum memakai kode tersebut pada sistem sektoral.
Jalur perubahan dalam OSS bergantung pada data usaha dan status perizinan yang hendak diubah. Karena itu, daftar ini merupakan urutan pemeriksaan, bukan nama menu yang pasti sama bagi semua perusahaan. Bila hasil penyesuaian otomatis sudah sesuai dan kegiatan tidak berubah, fokusnya adalah memastikan catatan NIB dan izin tetap selaras.
Perbarui profil sektoral setelah NIB sesuai

Untuk penyelenggara telekomunikasi, panduan e-Telekomunikasi menyatakan bahwa sejak 18 Juni 2026 kode KBLI 2020 tidak lagi diterima di sistem tersebut. Bila NIB masih memakai kode lama, pembaruan dilakukan melalui OSS lebih dahulu, kemudian kode KBLI 2025 pada profil e-Telekomunikasi dipilih sesuai NIB terbaru.
Pengguna yang masih memakai kode lama akan melihat pengingat “Perbarui Data Anda” pada dasbor. Setelah NIB sesuai, pengguna dapat mengikuti tautan “Perbarui”, membuka Profil lalu Edit Profil, memilih kode pada bagian “Klasifikasi Baku Lapangan Usaha (KBLI 2025)”, dan menyimpan perubahan. Panduan menyebutkan bahwa pengingat hilang setelah kode pada profil diperbarui.
Urutan ini berlaku secara khusus pada e-Telekomunikasi. Untuk sistem kementerian lain yang memakai data NIB, periksa tata cara pada layanan terkait sebelum mengubah profilnya. Acuan akhirnya tetap kegiatan usaha yang benar, NIB yang sesuai, dan status izin yang tercatat untuk kegiatan tersebut.
Baca juga:
Artikel terkait


Daftar PSE Privat lewat OSS: NIB dan KBLI harus siap lebih dulu

Daftar merek startup: salah memilih kelas membuat biaya berulang

OneByZero meraih US$20 juta—Indonesia masuk sembilan pasar ekspansi

Jalapeño mengklaim 1,9 kali lebih efisien dari sistem Nvidia

Claude membuka blueprint agen belanja—pembayaran tetap di tangan pedagang
Berlangganan buletin kami
Dapatkan berita Web3, AI, dan kripto terbaru langsung di kotak masuk Anda.