Claude for Teachers kini untuk distrik—otorisasi data tetap wajib

Anthropic meluncurkan Claude for Teachers bagi sekolah dan distrik K–12 di Amerika Serikat pada 28 Agustus 2026. Laporan Pondero tentang peluncuran tersebut mengonfirmasi bahwa institusi yang memenuhi syarat mendapat jalur organisasi Enterprise gratis dengan SSO dan kontrol administrator.
Pada tanggal yang sama, Anthropic menegaskan bahwa perluasan ke tingkat institusi tidak otomatis mengizinkan guru memasukkan informasi siswa yang dapat diidentifikasi. Pembaruan pengumuman Claude for Teachers menyatakan bahwa pemrosesan informasi tersebut memerlukan otorisasi sekolah atau distrik; contoh produknya juga diubah agar menggunakan data kelas yang telah dideidentifikasi.
Akun individual dan organisasi distrik memberi kewenangan berbeda
Guru dapat mendaftar sendiri dengan email sekolah, memverifikasi status pendidik, dan menerima ketentuan K–12 untuk akun individual. Jalur sekolah atau distrik berbeda: administrator yang berwenang membentuk organisasi Claude Enterprise yang dimiliki institusi, lalu menerima ketentuan K–12 dan perjanjian pemrosesan data untuk seluruh anggota.
Karena itu, alamat email institusi saja tidak cukup untuk mendaftarkan distrik. Pendaftar harus berwenang menyiapkan teknologi dan menerima persyaratan atas nama sekolah atau distrik. Untuk sekolah negeri, distrik, dan charter school, paket perjanjiannya juga mencakup US K–12 Public Sector Addendum.
Program ini hanya tersedia bagi sekolah dan distrik K–12 AS serta staf pendidiknya. Claude for Teachers bukan penawaran untuk sekolah Indonesia dan tidak menyediakan akun siswa; bagi pembaca edtech Indonesia, relevansinya terletak pada model tata kelola institusional yang memisahkan akses pendidik dari akses langsung peserta didik.
Pendaftaran menggabungkan otorisasi, DNS, dan SSO

Petunjuk resmi bagi administrator sekolah dan distrik menetapkan bahwa pemohon harus memakai email institusi, menunjukkan dokumen perannya, memiliki akses ke DNS dan penyedia identitas, serta berkoordinasi karena hanya satu permohonan yang dapat terbuka untuk setiap domain email.
- Administrator menyatakan kewenangannya dan menerima US K–12 Terms of Service, Data Processing Agreement, serta Public Sector Addendum jika berlaku.
- Goodstack memverifikasi hubungan pemohon dengan sekolah atau distrik berdasarkan bukti peran yang diserahkan.
- Setelah organisasi disetujui, administrator menambahkan domain email dan menerbitkan catatan TXT pada DNS untuk membuktikan kendali atas domain.
- Administrator menghubungkan penyedia identitas, mewajibkan SSO, lalu mengaktifkan provisi akun melalui JIT atau SCIM.
- Institusi dapat membatasi pembuatan organisasi lain agar alamat distrik tidak dipakai untuk membuka akun pribadi baru.
Alur ini memisahkan dua jenis kewenangan yang tidak selalu berada pada orang yang sama. Pejabat yang boleh mengikat institusi pada perjanjian belum tentu mengelola DNS dan sistem identitas, sedangkan staf TI yang memegang akses teknis belum tentu berwenang menerima ketentuan kontraktual.
Enterprise gratis tidak berarti kapasitas tanpa batas
Organisasi memperoleh Claude pada web, desktop, dan seluler, ditambah Claude Code, Cowork, Claude Design, plugin pengajaran K–12, konektor Learning Commons, serta kontrol Enterprise seperti domain terverifikasi, peran, analitik penggunaan, dan Compliance API. Administrator memilih fitur, model, dan konektor yang tersedia; tidak ada konektor yang aktif secara bawaan.
Batas penggunaan tetap sama dengan akun individual Claude for Teachers, bukan kapasitas tanpa batas. Penagihan untuk pemakaian tambahan dinonaktifkan secara bawaan, meskipun administrator dapat memilih untuk mengaktifkannya.
Institusi yang memenuhi syarat dan mendaftar paling lambat 30 Juni 2027 memperoleh satu tahun akses gratis. Artinya, tanggal tersebut adalah tenggat pendaftaran untuk masa gratis satu tahun, bukan pernyataan bahwa semua organisasi mendapat layanan gratis tanpa batas atau bahwa akses setiap peserta berakhir serentak pada Juni 2027. Harga setelah periode gratis belum dicantumkan dalam materi publik yang diperiksa.
Migrasi akun membawa perubahan kendali

Setelah domain diverifikasi dan provisi otomatis disiapkan, administrator dapat memulai jendela migrasi selama 30 hari. Setiap pemilik akun Claude yang sudah memakai domain tersebut, termasuk pemegang akun individual Claude for Teachers, menerima pilihan untuk memindahkan seluruh konten, bergabung tanpa konten lama, atau tidak bertindak.
Jika tidak ada tindakan sampai tenggat, akun ditutup ketika jendela berakhir, tetapi datanya dipertahankan agar dukungan dapat memulihkannya. Guru yang bergabung setelah konfigurasi selesai masuk melalui SSO dan ditempatkan langsung dalam organisasi distrik.
Sesudah migrasi, administrator mengendalikan keanggotaan, peran, fitur, model, dan konektor. Primary Owner juga dapat mengaktifkan Compliance API untuk membaca atau menghapus percakapan, berkas, dan proyek anggota. Perubahan ini membuat migrasi lebih dari sekadar pemindahan login: kendali atas akun dan konten beralih ke tata kelola institusi.
Data siswa tetap bergantung pada keputusan institusi

Anthropic menyatakan input dan output Claude for Teachers tidak dipakai untuk melatih model serta menyediakan perlindungan yang diselaraskan dengan FERPA. Namun, konfigurasi produk dan Data Processing Agreement tidak menggantikan kebijakan sekolah, distrik, atau negara bagian mengenai penggunaan informasi siswa.
Guru dengan akun individual tidak boleh memasukkan informasi siswa yang dapat diidentifikasi apabila belum memperoleh otorisasi sekolah atau distrik untuk membuat keputusan tersebut. Sampai izin itu tersedia, bahan seperti diagnostik, catatan, dan hasil tugas perlu dideidentifikasi sebelum diproses.
Otorisasi institusi juga tidak mengubah sasaran produk. Claude for Teachers tetap ditujukan kepada pendidik; Anthropic tidak menyediakan akun siswa melalui penawaran ini dan menyatakan tidak mengumpulkan data langsung dari siswa.
Dengan demikian, status peluncurannya sudah jelas: penawaran distrik tersedia, organisasi yang memenuhi syarat dapat memulai verifikasi, dan dokumentasi teknisnya telah diterbitkan. Hal yang masih ditentukan oleh masing-masing institusi adalah siapa yang berwenang menerima perjanjian, apakah data siswa teridentifikasi boleh diproses, serta kebijakan akses administrator terhadap konten anggota.
Baca juga:
Berlangganan buletin kami
Dapatkan berita Web3, AI, dan kripto terbaru langsung di kotak masuk Anda.