DOKU atau Midtrans: selisih 0,1% kartu terasa di volume besar

|Penulis: Tim Redaksi QUASA|5 mnt baca
DOKU atau Midtrans: selisih 0,1% kartu terasa di volume besar

Untuk pembayaran kartu penuh reguler, tarif DOKU adalah 2,80% ditambah Rp2.000 per transaksi, sedangkan tarif Midtrans adalah 2,9% ditambah Rp2.000; selisihnya 0,1% dari nilai pembayaran, atau 0,1 poin persentase antartarif. Pada pembayaran Rp300.000, perbedaan biaya dasarnya Rp300. Jika transaksi kartu berulang dalam jumlah besar, selisih kecil per pesanan itu terkumpul menjadi biaya bulanan yang terasa.

DOKU lebih murah pada skenario kartu tersebut, tetapi belum tentu untuk seluruh penjualan toko. Virtual account BCA, dompet digital, dan pembayaran di gerai dapat mengubah hasilnya. Perbandingan yang berguna bagi merchant adalah jumlah pembayaran berhasil menurut metode, nilai setiap pembayaran, lalu biaya pajak, integrasi, dan perpindahan dana yang berlaku bagi akunnya.

Metode mana yang mengubah hasil perbandingan?

Tarif pembayaran Indomaret berbeda antara DOKU dan Midtrans, sementara tarif Alfamart sama.

Tarif virtual account DOKU adalah Rp4.000 untuk bank yang tercantum selain BCA, sementara BCA Rp4.500; Midtrans menampilkan Rp4.000 untuk bank yang tercantum, termasuk BCA. Karena biayanya tetap per transaksi, selisih BCA bergantung pada jumlah pembayaran berhasil, bukan pada omzet dari pembayaran itu. Sebuah toko dengan banyak pesanan kecil melalui BCA akan merasakan biaya tetap sebagai porsi harga pesanan yang lebih besar.

DANA tercantum 1,5% di kedua penyedia. Untuk OVO, Midtrans menampilkan 1,5%, sedangkan DOKU memasang rentang 2%–3,18%. Tarif Alfamart sama-sama Rp5.000, tetapi Indomaret tercantum Rp6.500 di DOKU dan Rp5.000 di Midtrans. Sebagai contoh bersyarat, 200 pembayaran Indomaret dalam sebulan membuat tarif dasar metode itu berbeda Rp300.000. Midtrans juga mencatat bahwa tarif dompet digital bagi usaha gim dan produk digital dapat berbeda dari angka publik tersebut.

Perbedaan kartu berlaku untuk jenis transaksi yang dibandingkan, yaitu pembayaran penuh reguler. DOKU memasang tarif tersendiri untuk Amex dan cicilan, sehingga bisnis dengan banyak transaksi semacam itu perlu memisahkannya dari kartu penuh reguler. Demikian pula, keunggulan pada kartu tidak otomatis menutup biaya yang lebih tinggi pada OVO atau Indomaret bila kedua metode itu mendominasi pembayaran pelanggan.

Pesanan kecil yang banyak memakai QRIS

Pembayaran QRIS bernilai kecil berada dalam ambang MDR nol Bank Indonesia; biaya layanan gateway perlu dihitung terpisah.

Misalkan sebuah usaha kecil reguler menerima 1.000 pembayaran QRIS berhasil per bulan, masing-masing Rp120.000. Dengan tarif dasar 0,7%, biayanya Rp840 per pembayaran, atau Rp840.000 sebulan pada masing-masing penyedia. Nilai pesanan ini dipilih agar simulasi usaha kecil berada di atas ambang MDR nol; hasilnya menggambarkan biaya metode sebelum komponen lain yang mungkin berlaku pada akun merchant.

Ketentuan MDR QRIS Bank Indonesia yang berlaku sejak 1 Oktober 2026 menetapkan tarif 0% untuk usaha kecil, menengah, dan besar pada transaksi sampai Rp100.000, lalu 0,7% di atasnya; bagi usaha mikro, tarifnya 0% sampai Rp500.000 dan 0,3% di atas batas itu. Karena itu, simulasi Rp120.000 tadi tidak dapat diterapkan begitu saja pada usaha mikro: pada kategori tersebut, nilai yang sama masih berada dalam rentang MDR nol.

MDR nol juga perlu dipisahkan dari kemungkinan biaya layanan gateway. DOKU mencantumkan kemungkinan biaya DOKU pada transaksi dalam rentang QRIS bertarif nol. Bagi toko dengan banyak pesanan di bawah ambang, perbedaan antara MDR dan biaya layanan ini lebih menentukan daripada membandingkan angka umum 0,7% saja. Kategori merchant serta rincian biaya pada akun menjadi bagian dari perhitungan, bukan sekadar nilai keranjang.

Toko yang didominasi virtual account

Dalam simulasi lain, sebuah toko menerima 800 pembayaran virtual account berhasil per bulan dengan nilai rata-rata Rp250.000. Jika 480 pembayaran memakai BCA dan 320 memakai bank lain, tarif dasar DOKU menjadi Rp3.440.000: Rp2.160.000 dari BCA dan Rp1.280.000 dari bank lain. Dengan asumsi seluruh pembayaran tersebut dikenai tarif publik Rp4.000 per transaksi, total Midtrans menjadi Rp3.200.000. Selisih biaya dasar untuk campuran bank ini adalah Rp240.000.

Nilai rata-rata pesanan tidak mengubah selisih tarif tetap virtual account dalam simulasi itu. Jika seluruh 800 pembayaran memakai bank dengan tarif DOKU Rp4.000, kedua total biaya dasarnya menjadi Rp3.200.000. Sebaliknya, setiap pembayaran yang berpindah ke BCA menambah Rp500 pada sisi DOKU. Komposisi bank dalam transaksi toko sendiri karena itu lebih informatif daripada satu angka rata-rata untuk seluruh virtual account.

Angka Midtrans pada simulasi tersebut adalah asumsi berdasarkan daftar harga publik. Panduan biaya Midtrans menyebut adanya proses kerja sama untuk menentukan rincian tarif BCA dan Indomaret. Merchant yang memakai kedua kanal itu dalam volume besar perlu menghitung ulang simulasi dengan tarif yang benar-benar berlaku pada akunnya.

SaaS dengan pembayaran kartu berulang

Anggap sebuah SaaS menerima 500 pembayaran kartu penuh reguler per bulan, masing-masing Rp300.000, tanpa cicilan atau biaya plugin. Pada DOKU, biaya per pembayaran adalah Rp10.400, sehingga total bulanannya Rp5.200.000. Pada Midtrans, biaya per pembayaran Rp10.700, atau Rp5.350.000 sebulan. Selisih Rp150.000 berasal dari perbedaan persentase atas omzet kartu Rp150 juta; biaya tetap Rp2.000 per pembayaran sama di kedua sisi.

Dalam model ini, makin besar nilai pembayaran kartu, makin besar pula selisih rupiah per transaksi. Namun, kedua penyedia tetap mengenakan komponen tetap, sehingga biaya efektif sebagai persentase dari pesanan kecil lebih tinggi daripada persentase kartu yang tercetak. Bila pelanggan SaaS juga membayar melalui virtual account atau dompet digital, penghematan kartu hanya berlaku pada bagian omzet kartu, bukan pada semua pembayaran langganan.

PPN, pencairan, dan plugin berada di luar tarif metode

Semua simulasi di atas menunjukkan biaya dasar metode sebelum PPN. Kedua penyedia menyatakan harga publiknya belum termasuk PPN; pajak atas biaya layanan perlu dipisahkan dari nilai barang atau langganan yang dibayar pelanggan. Biaya untuk memindahkan dana juga perlu dibedakan dari biaya menerima pembayaran. Tarif transfer keluar atau payout pada daftar harga penyedia tidak dapat langsung diperlakukan sebagai biaya pencairan saldo merchant karena fungsi dan ketentuan layanannya berbeda.

Integrasi dapat mengubah hasil pada kartu. Panduan Shopify DOKU menyebut tambahan 0,2% di atas biaya transaksi metode pembayaran untuk transaksi melalui integrasi tersebut. Pada skenario SaaS tadi, tambahan itu setara Rp300.000 sebulan dan menaikkan total biaya dasar DOKU menjadi Rp5.500.000. Biaya integrasi ini hanya masuk perhitungan bila merchant memakai jalur Shopify tersebut.

Untuk memilih penyedia, hasil simulasi kartu, QRIS, dan virtual account sebaiknya digabung sesuai pembayaran berhasil yang benar-benar terjadi pada bisnis. PPN dan biaya integrasi ditambahkan pada posnya masing-masing; aturan pencairan dinilai terpisah. Dengan campuran metode yang tepat, tarif kartu DOKU dapat memberi penghematan, sementara dominasi BCA, OVO, atau Indomaret dapat menggeser pilihan biaya.

Baca juga:

Bagikan:

Berlangganan buletin kami

Dapatkan berita Web3, AI, dan kripto terbaru langsung di kotak masuk Anda.

0