Cloudflare R2 atau Backblaze B2: egress gratis belum menentukan pemenang

|Penulis: Tim Redaksi QUASA|6 mnt baca
Cloudflare R2 atau Backblaze B2: egress gratis belum menentukan pemenang

Backblaze B2 cenderung lebih hemat untuk arsip yang jarang diunduh; Cloudflare R2 dapat unggul saat unduhan langsung jauh melampaui kapasitas tersimpan dan permintaan baca relatif sedikit. Tarif Cloudflare R2 menetapkan harga Standard US$0,015 per GB-bulan tanpa biaya egress, tetapi mengenakan US$4,50 per satu juta operasi Class A dan US$0,36 per satu juta operasi Class B setelah jatah gratis bulanan masing-masing satu juta dan sepuluh juta permintaan. Penyimpanan Standard juga mendapat jatah gratis 10 GB-bulan.

Tarif Backblaze B2 dimulai dari US$6,95 per TB-bulan dengan 10 GB pertama gratis. Egress langsung gratis hingga tiga kali rata-rata penyimpanan bulanan, lalu dikenai US$0,01 per GB. Untuk pelanggan bayar sesuai pemakaian, panggilan API Class A, B, dan C gratis; Class D memiliki jatah gratis harian dan tarif tersendiri. B2 juga menyediakan egress gratis melalui mitra CDN dan komputasi tertentu, termasuk Cloudflare. Karena itu, pilihan untuk aset publik bergantung pada jalur pengiriman yang digunakan, bukan hanya tarif transfer langsung.

Komponen tagihan yang membalik hasil

Perbandingan dimulai dari rata-rata kapasitas tersimpan, volume data keluar, dan operasi yang benar-benar mencapai bucket. Pada R2 Standard, unduhan menambah operasi baca meskipun byte yang keluar tidak dikenai tarif egress. Pada B2, unduhan langsung baru menambah biaya transfer setelah melewati jatah yang mengikuti rata-rata kapasitas tersimpan. Jatah itu berarti arsip yang ukurannya berubah sepanjang bulan perlu dihitung dengan rata-rata, bukan ukuran bucket pada hari terakhir.

Kelas penyimpanan juga perlu disamakan. R2 Infrequent Access mempunyai harga kapasitas lebih rendah daripada Standard, tetapi mengenakan biaya pengambilan data dan durasi penyimpanan minimum. Memakai harga kelas tersebut untuk memperkirakan tagihan arsip yang sering dibaca akan mengecilkan biaya R2. Simulasi berikut menggunakan R2 Standard dan B2 bayar sesuai pemakaian, tanpa pajak, biaya CDN, komputasi, atau operasi tulis yang melampaui jatah gratis.

Tiga pola pemakaian dalam rupiah

Anggap kapasitas rata-rata tetap 1 TB atau 1.000 GB selama sebulan dan gunakan kurs anggaran tetap Rp16.000 per US$1. Kurs ini hanya asumsi untuk membandingkan biaya, bukan kurs pasar. Setelah jatah penyimpanan gratis, komponen kapasitas bulanan menjadi sekitar US$14,85 pada R2 dan US$6,88 pada B2. Jika operasi R2 masih dalam jatah gratis, selisih biaya kapasitas tertutup ketika unduhan langsung mencapai sekitar 3,8 TB: B2 mulai menagih egress setelah 3 TB pertama, sedangkan R2 tidak.

  • Arsip cadangan: Jika 1 TB disimpan dan 200 GB diunduh, perkiraan biaya R2 ialah US$14,85 atau Rp238 ribu. B2 sekitar US$6,88 atau Rp110 ribu karena seluruh unduhan masih masuk jatah egress gratis. Untuk pola ini, harga kapasitas lebih menentukan daripada transfer.
  • Aset publik berisi banyak berkas kecil: Jika 1 TB disimpan, 5 TB diunduh langsung, dan 100 juta permintaan GetObject mencapai bucket, R2 sekitar US$47,25 atau Rp756 ribu. Angka itu mencakup US$32,40 untuk 90 juta permintaan baca di atas jatah gratis. B2 sekitar US$26,88 atau Rp430 ribu, termasuk 2 TB egress berbayar; panggilan baca Class B dalam asumsi ini gratis. Egress R2 yang gratis belum cukup menutup biaya operasinya.
  • Unduhan besar dengan sedikit permintaan: Jika kapasitas tetap 1 TB, unduhan langsung naik menjadi 10 TB, dan permintaan baca hanya satu juta, R2 kembali sekitar Rp238 ribu. B2 sekitar US$76,88 atau Rp1,23 juta karena 7 TB transfer melewati jatah gratis. Pada pola ini, biaya egress B2 jauh melampaui selisih harga penyimpanan.

Contoh tersebut adalah hitungan bersyarat, bukan perkiraan tagihan untuk semua aplikasi. Jumlah objek, operasi tulis, pembulatan unit tagihan, dan perubahan kapasitas rata-rata dapat menggeser hasil. Titik impas juga naik bila operasi baca R2 mulai berbayar: semakin banyak permintaan untuk memindahkan volume data yang sama, semakin besar bagian biaya API dalam tagihan R2.

CDN mengubah perbandingan unduhan

Dua contoh dengan trafik tinggi mengasumsikan pengguna mengunduh langsung dari penyimpanan. Jika B2 mengirim data melalui mitra CDN yang memenuhi syarat, egress dari B2 melalui jalur itu dapat gratis meskipun volumenya melewati batas tiga kali penyimpanan. Biaya CDN tetap perlu dihitung sendiri. Hasil untuk 10 TB unduhan langsung tadi karena itu tidak berlaku begitu saja ketika arsitektur pengirimannya diganti.

Cache juga mengubah jumlah operasi pada kedua layanan. Permintaan yang dijawab oleh cache tidak perlu menjadi permintaan GetObject ke bucket; cache miss tetap membaca objek dari asal. Untuk gambar kecil yang diakses berulang, rasio cache hit dapat lebih berpengaruh pada tagihan operasi R2 daripada jumlah byte yang diterima pengguna. Perbandingan biaya harus memakai perkiraan permintaan ke penyimpanan asal, bukan seluruh permintaan di sisi pengguna.

Lokasi data dan akses dari Indonesia

Panduan lokasi R2 menjelaskan bahwa pilihan otomatis menempatkan bucket di wilayah tersedia yang terdekat dengan lokasi pembuatannya. Saat membuat bucket, pengguna juga dapat memberi petunjuk lokasi Asia-Pasifik berdasarkan wilayah akses yang diharapkan. Petunjuk itu bersifat upaya terbaik, bukan jaminan penempatan di negara atau kota tertentu. Tim yang membuat bucket dari luar Indonesia perlu memperhatikan perbedaan antara lokasi pembuat bucket dan lokasi mayoritas pengguna.

Dokumentasi wilayah B2 mencantumkan US East, US West, EU Central, dan Canada East sebagai pilihan penyimpanan akun, tanpa wilayah Asia. Pilihan dibuat saat akun dibuka dan tidak dapat diubah pada akun yang sama; pemindahan memerlukan akun baru serta penyalinan data. Untuk pembacaan langsung dari Indonesia, lokasi penyimpanan dan rute jaringan dapat memengaruhi waktu respons. Pada akses melalui CDN, lokasi cache dan frekuensi cache miss ikut menentukan pengalaman pengguna.

Apa yang ditunjukkan benchmark regional?

Benchmark Backblaze kuartal I 2026 menguji B2, R2, dan penyedia lain dari mesin virtual di US East serta EU Central. Pada EU Central, R2 mencatat rata-rata waktu unduh terendah untuk berkas 256 KiB dan 2 MiB serta time to first byte terendah, sementara B2 unggul dalam rata-rata waktu unggah berkas 2 MiB dan 5 MiB. Dalam uji throughput unduh paralel di US East, B2 memimpin untuk berkas 256 KiB dan R2 untuk 100 MiB. Peringkatnya berubah menurut wilayah, ukuran objek, dan jenis pengukuran.

Rata-rata waktu unduh menunjukkan lama transfer satu berkas, sedangkan time to first byte mengukur waktu sebelum respons mulai diterima. Throughput dari permintaan berulang menguji kemampuan mempertahankan laju transfer ketika beban berlangsung. Benchmark tersebut dijalankan oleh Backblaze dengan lingkungan uji dan rute yang dikendalikan; hasilnya berguna untuk melihat perbedaan beban kerja, tetapi tidak mengukur akses dari Indonesia. Angka dari AS atau Eropa tidak dapat langsung dipakai sebagai perkiraan latensi pengguna di Jakarta atau wilayah Indonesia lainnya.

Lembar uji untuk beban kerja di Indonesia

Untuk memilih layanan, pengujian perlu meniru jalur produksi: lokasi bucket yang benar-benar dipakai, ukuran objek yang mewakili arsip atau aset publik, serta akses langsung atau melalui CDN sesuai rancangan aplikasi. Dari Indonesia, catat time to first byte, waktu unduh lengkap, throughput satu koneksi dan koneksi paralel, serta tingkat kegagalan. Ulangi pada waktu dan jaringan berbeda agar keputusan tidak bertumpu pada satu rute yang kebetulan cepat.

Jika CDN digunakan, pisahkan cache hit dari cache miss. Keduanya memberi pengalaman dan jumlah operasi bucket yang berbeda; hasil campuran dapat menyembunyikan hambatan pada penyimpanan asal. Pasangkan catatan performa itu dengan kapasitas rata-rata, byte egress yang benar-benar ditagih, dan operasi menurut kelas. Dengan cara ini, pilihan untuk arsip, aset publik, atau pemulihan cadangan mengikuti tagihan dan kecepatan pada pola pemakaian yang sama.

Baca juga:

Bagikan:

Berlangganan buletin kami

Dapatkan berita Web3, AI, dan kripto terbaru langsung di kotak masuk Anda.

0