
Deploy Cloudflare Containers tidak langsung siap—cek status sebelum menguji rute

Untuk menerapkan Cloudflare Containers pertama kali, buat proyek dari template Workers, pastikan Docker berjalan, lalu jalankan deploy dengan Wrangler. Sesudahnya, periksa aplikasi container, image, dan status instance sebelum menilai hasil pengujian rute. Panduan deploy Cloudflare menjelaskan bahwa Worker diaktifkan sebelum konfigurasi container diproses; pada penerapan pertama, URL Worker dapat merespons saat rute container masih gagal selama provisioning.
Jika permintaan gagal, baca hasil akhir deploy lebih dulu, lalu cocokkan keberadaan image dengan status aplikasi dan instance. Respons dari URL dasar Worker hanya menunjukkan bahwa Worker menerima permintaan, bukan bahwa proses di dalam container sudah siap. Periksa juga rute yang dipanggil: pada template, hanya rute tertentu yang meneruskan permintaan ke container.
Buat proyek dari template dan periksa konfigurasinya
Panduan awal Cloudflare Containers menyediakan perintah template, contoh konfigurasi, serta rute /container/1, /container/2, dan /lb. Template itu menggabungkan Worker dengan web server contoh di dalam container, sehingga ada rute nyata yang dapat diuji setelah penerapan. Sebelum memulai deploy dari mesin lokal, jalankan docker info; perintah yang gagal atau tidak selesai menunjukkan Docker perlu diperiksa.
- Buat proyek dengan npm create cloudflare@latest -- --template=cloudflare/templates/containers-template dan ikuti petunjuk interaktifnya.
- Masuk ke direktori proyek. Pastikan entri containers menunjuk ke ./Dockerfile, class_name sesuai dengan binding Durable Object, dan migrasi class memakai new_sqlite_classes.
- Jika proyek belum diterapkan dalam langkah interaktif, jalankan npx wrangler deploy dari direktori tersebut dan tunggu perintah selesai.
Konfigurasi Worker menentukan cara permintaan mencapai container, sedangkan Dockerfile menentukan image yang dijalankan. Pada contoh resmi, server mendengarkan port 8080 dan class Container menetapkan defaultPort ke port yang sama. Bila server contoh diganti, kesesuaian port itu menjadi pemeriksaan penting: instance yang berjalan tetap tidak akan memberikan respons yang diharapkan jika aplikasi tidak mendengarkan port tujuan.
Bedakan build, push, dan deploy
Untuk image yang berasal dari Dockerfile lokal, npx wrangler deploy menerbitkan Worker, membangun image dengan Docker saat diperlukan, mengirimnya ke registry, lalu memproses penerapan container. Tahap itu tidak membentuk satu transaksi. Kegagalan build, push, atau pembaruan container dapat terjadi setelah Worker aktif, sehingga URL yang sudah tersedia tidak cukup untuk menyatakan seluruh deploy berhasil.
Build menghasilkan image dari Dockerfile; push mengirim image bertag ke registry; deploy menerapkan kode Worker dan konfigurasi container. Pada alur template, Wrangler menangani build dan push sebagai bagian dari deploy. Perintah terpisah untuk membangun atau mengirim image berguna bila image disiapkan lebih dahulu dalam alur kerja lain, tetapi keberhasilan push sendiri belum menunjukkan bahwa sebuah instance siap menerima permintaan.
Pada penerapan berikutnya, perubahan konfigurasi container yang efektif dapat memulai pembaruan instance. Selesainya perintah deploy tidak berarti semua instance telah diganti pada saat itu juga; Worker baru dapat sementara terhubung ke instance dengan image sebelumnya. Karena itu, saat memeriksa pembaruan, bedakan versi image yang tersedia di registry dari versi yang tercatat pada instance.
Baca status aplikasi, image, dan instance
Referensi perintah Containers di Wrangler memisahkan daftar aplikasi, daftar image, informasi container, dan daftar instance. Jalankan perintah berikut dengan akun Cloudflare yang dipakai untuk deploy agar hasilnya merujuk pada aplikasi yang sama.
- Jalankan npx wrangler containers list untuk menemukan aplikasi container dan ID-nya. Nama rute atau URL Worker bukan pengganti ID aplikasi.
- Jalankan npx wrangler containers images list untuk memeriksa image di registry. Pada alur Dockerfile lokal, daftar ini membantu membedakan image yang sudah dikirim dari build yang baru berhasil di mesin sendiri.
- Jalankan npx wrangler containers info <CONTAINER_ID> untuk melihat informasi aplikasi beserta instance yang terkait.
- Jalankan npx wrangler containers instances <APPLICATION_ID> --json dengan ID dari perintah list. Keluaran memuat ID instance, nama, state, lokasi, versi, dan waktu pembuatannya.
State provisioning menunjukkan instance masih disiapkan; running menunjukkan instance sudah berjalan, tetapi belum membuktikan bahwa aplikasi memberi respons yang benar. Daftar instance yang kosong sebelum rute contoh pernah dipanggil juga belum membuktikan deploy gagal: Worker pada template dapat memulai instance ketika permintaan menuju nama container baru. Gunakan hasil status sebagai konteks pengujian, lalu baca lagi sesudah permintaan pertama jika perlu.
Uji rute yang mencapai container
Gunakan URL Worker yang diberikan Wrangler dan buka /container/1, bukan hanya URL dasarnya. Pada template, /container/1 dan /container/2 menuju container yang dipilih menurut path, sedangkan /lb membagi permintaan ke beberapa instance. Pemilihan rute ini penting karena respons dari URL dasar tidak membuktikan bahwa permintaan melewati binding dan sampai ke proses container.
Baca isi respons dari web server contoh: pesan tersebut memuat identitas instance yang menangani permintaan. Permintaan pertama ke nama container baru dapat lebih lambat karena instance perlu dimulai. Jika rute gagal sementara status menunjukkan provisioning, beri waktu dan periksa ulang; satu kegagalan awal belum cukup untuk menyimpulkan ada kesalahan pada kode rute. Sebaliknya, bila instance sudah running dan kegagalan berlanjut, respons aplikasi dan log perlu diperiksa.
Jika Worker aktif tetapi rute gagal
Urutkan pemeriksaan sesuai tahap yang dapat gagal. Gejala yang sama—Worker merespons, rute container tidak—bisa muncul sebelum image terkirim, selama provisioning, atau setelah aplikasi di dalam instance mulai berjalan.
- Jika deploy melaporkan masalah Docker atau build, periksa hasil docker info dan Dockerfile. Untuk konfigurasi yang menunjuk ke Dockerfile lokal, image harus dapat dibangun sebelum versi container tersebut diterapkan.
- Jika build berhasil tetapi image yang diharapkan tidak ada dalam containers images list, teliti keluaran tahap push dan akun yang digunakan. Image lokal belum tentu sudah tersedia di registry Cloudflare.
- Jika image ada dan state instance masih provisioning, tunggu beberapa menit lalu ulangi pemeriksaan. Pada fase ini, Worker dapat aktif sementara panggilan ke container menghasilkan galat.
- Jika instance running tetapi rute tetap gagal, buka log Containers di dasbor Cloudflare, periksa port aplikasi terhadap defaultPort, dan pastikan path yang diminta memang menuju container.
Untuk pembaruan yang tampak belum berlaku, bandingkan versi pada daftar instance dengan image yang diharapkan dan uji respons dari rute container. Pemeriksaan itu menjawab dua pertanyaan yang berbeda: apakah artefak sudah tersedia, dan apakah permintaan kini ditangani oleh proses yang menjalankan versi tersebut.
Baca juga:
Artikel terkait


Gateway AI dibobol—satu celah dapat membuka semua kunci model

Cloudflare mengusulkan tambalan AI—manusia tetap memegang tombol terapkan

MongoDB bisa mulai tanpa otorisasi—tiga versi wajib segera diperbarui

Dua celah SonicWall sedang dieksploitasi—patch saja belum tentu cukup

Server Vite terbuka sedang dipindai—rahasia .env ikut menjadi sasaran
Berlangganan buletin kami
Dapatkan berita Web3, AI, dan kripto terbaru langsung di kotak masuk Anda.