Zoho Books atau Xero: kurs dolar dan jumlah pengguna membalik pilihan

|Penulis: Tim Redaksi QUASA|6 mnt baca
Zoho Books atau Xero: kurs dolar dan jumlah pengguna membalik pilihan

Zoho Books cenderung lebih hemat bagi usaha Indonesia dengan sedikit pengguna dan invoice yang masih sesuai batas paket. Ketika lebih banyak staf harus masuk ke pembukuan, perhitungan dapat berbalik: Xero menyatakan pengguna dapat ditambahkan tanpa biaya pada semua paket. Kurs dolar menentukan besarnya anggaran dalam rupiah, sementara jumlah akun menentukan paket mana yang lebih murah.

Perbandingan ini memakai tarif bulanan normal, bukan potongan untuk pelanggan baru. Harga Zoho Books yang dapat dihitung berasal dari edisi AS, sedangkan harga Xero berasal dari halaman untuk Indonesia. Karena itu, hasil rupiahnya berguna sebagai simulasi pilihan paket; ketersediaan edisi Zoho dan jumlah tagihan akhir tetap bergantung pada penawaran yang diterima pembeli di Indonesia.

Harga dasar hanya sebagian dari biaya

Daftar harga Zoho Books edisi AS menempatkan Free pada US$0 untuk satu pengguna dan satu akuntan, selama pendapatan tahunan tidak melebihi US$50.000 dan invoice tidak melampaui 1.000 per tahun. Tarif bulanan Standard ialah US$20 untuk tiga pengguna dengan batas 5.000 invoice setahun; Professional US$50 untuk lima pengguna dan 10.000 invoice; Premium US$70 untuk sepuluh pengguna dan 25.000 invoice. Pengguna tambahan pada paket berbayar dikenai US$3 per orang per bulan bila ditagih bulanan, dan harga yang tercantum belum termasuk pajak lokal.

Harga Xero untuk Indonesia menampilkan tarif normal Lite US$7, Starter US$29, Standard US$50, dan Premium US$75 per bulan dalam dolar AS. Lite memuat lima invoice, Starter 20 invoice serta lima tagihan pemasok; Standard tidak menampilkan batas invoice seperti kedua paket awal, sedangkan fitur beberapa mata uang tercantum pada Premium. Batas invoice Lite dan Starter mencakup invoice yang disetujui maupun dikirim, termasuk transaksi dari aplikasi mitra yang dapat masuk ke kuota. Xero juga mencantumkan kenaikan harga langganan mulai 1 November 2026, sehingga simulasi berdasarkan tarif yang tampil sebelum perubahan itu tidak boleh dianggap berlaku terus.

Periode batasnya perlu dibedakan. Zoho menyatakan kuota invoice per tahun, sedangkan batas pada paket awal Xero berlaku untuk kegiatan pembuatan invoice pada paket tersebut. Rata-rata tahunan yang rendah belum tentu membuat Starter cocok bila invoice usaha terkonsentrasi pada bulan yang sibuk. Sebaliknya, tim dengan banyak orang yang hanya sesekali mengirim invoice mungkin lebih dipengaruhi biaya akses daripada kuota dokumen.

Kurs dolar mengubah anggaran rupiah

JISDOR Bank Indonesia untuk 7 Oktober 2026 tercatat Rp17.880 per US$1. Dengan kurs acuan itu, biaya bulanan Zoho Standard setara Rp357.600, Professional Rp894.000, dan Premium Rp1.251.600. Xero Lite setara Rp125.160, Starter Rp518.520, Standard Rp894.000, dan Premium Rp1.341.000. Semua nilai tersebut merupakan perkalian tarif paket dengan kurs acuan, sebelum pengguna tambahan, fitur berbayar, dan pajak.

Perubahan kurs menggeser seluruh biaya dolar dalam rupiah: kenaikan Rp1.000 per US$1, misalnya, menambah setara Rp50.000 pada langganan US$50 sebulan. Karena kedua daftar tarif yang dibandingkan menggunakan dolar AS, perubahan kurs yang sama tidak dengan sendirinya membalik urutan harga kedua paket dalam dolar. Namun, kurs dapat membuat paket yang semula masuk anggaran rupiah menjadi terlalu mahal. Tagihan kartu juga dapat berbeda dari simulasi JISDOR karena kurs penyedia pembayaran dan biaya konversi.

Tiga ukuran tim, tiga hasil perhitungan

Usaha satu orang. Dalam contoh bersyarat, pemilik memenuhi ketentuan Free Zoho, menerbitkan paling banyak lima invoice sebulan, dan tidak membutuhkan fitur di luar paket gratis. Biaya paket Zoho menjadi Rp0, sedangkan Xero Lite setara Rp125.160 sebulan pada kurs simulasi. Pilihan murah ini berubah bila usaha tidak memenuhi syarat pendapatan Free, melewati batas invoice tahunan, atau perlu memberi akun operasional kepada staf lain. Akses akuntan yang termasuk dalam Free tidak sama dengan tambahan akun staf.

Tim tiga orang. Misalkan semua anggota perlu akun, usaha membuat 12 invoice sebulan, dan tidak perlu mencatat tagihan pemasok di Zoho Books. Zoho Standard menampung ketiganya dengan biaya setara Rp357.600 sebulan; Xero Starter setara Rp518.520, selisih Rp160.920. Bila pencatatan tagihan pemasok menjadi kebutuhan utama, perbandingan paket harus diulang: fitur bills pada daftar Zoho edisi AS tersedia mulai Professional, sedangkan Xero Starter memuat jatah lima tagihan. Volume invoice yang melebihi batas Starter juga mengarahkan pilihan Xero ke Standard.

Tim 14 orang. Misalkan seluruh anggota memerlukan akses, usaha membuat 30 invoice sebulan, dan pembukuannya memakai satu mata uang. Zoho Standard mencakup tiga pengguna, sehingga diperlukan sebelas akun tambahan: US$20 ditambah sebelas kali US$3 menjadi US$53, atau setara Rp947.640 sebulan. Xero Standard berharga US$50, setara Rp894.000; pada syarat contoh ini Xero lebih murah Rp53.640 sebulan. Perhitungan berubah jika sebagian staf tidak perlu masuk ke sistem: yang relevan ialah jumlah pengguna aktif, bukan jumlah seluruh karyawan.

Selisih dalam contoh tim besar itu tipis, sehingga perubahan harga Xero yang telah dijadwalkan perlu diperhitungkan sebelum berlangganan. Contoh tersebut juga mengasumsikan fitur kedua paket mencukupi pekerjaan usaha. Bila tim harus mencatat tagihan pemasok dalam Zoho, Standard edisi AS bukan paket pembanding yang tepat; bila membutuhkan beberapa mata uang, kedua layanan harus dibandingkan pada tingkat paket yang lebih tinggi.

Fitur tambahan dan mata uang dapat mengubah paket pembanding

Untuk pencatatan transaksi beberapa mata uang, Zoho Professional adalah paket pertama yang mencantumkan fitur itu pada daftar edisi AS, sementara Xero menempatkannya pada Premium. Dalam contoh bersyarat tim 14 orang yang semuanya membutuhkan akun, Zoho Professional memerlukan sembilan pengguna tambahan: US$50 ditambah US$27 menjadi US$77, setara Rp1.376.760. Xero Premium US$75 setara Rp1.341.000 pada kurs yang sama. Sebaliknya, bila hanya lima orang perlu akses, harga dasar Zoho Professional dan Xero Standard sama-sama US$50, tetapi Xero Standard tidak mencantumkan fitur beberapa mata uang.

Biaya add-on juga mengikuti pekerjaan yang benar-benar dilakukan. Zoho mencantumkan biaya tambahan untuk pengguna dan, antara lain, pemindaian dokumen di luar jatah paket. Pada Xero, klaim pengeluaran dan jarak tempuh tercantum mulai US$4 per bulan, pelacakan waktu serta biaya proyek mulai US$7, dan rekonsiliasi otomatis menjadi add-on pada paket awal. Menyamakan dua harga dasar tanpa kebutuhan fitur tersebut dapat menghasilkan perkiraan pengeluaran yang keliru.

Integrasi perlu dinilai dari transaksi yang akan masuk, bukan hanya dari banyaknya aplikasi yang tersedia. Koneksi ke aplikasi penjualan dapat menghemat input ulang, tetapi invoice yang dibuat melalui mitra Xero dapat ikut memakai kuota paket awal. Untuk kedua layanan, biaya aplikasi pihak ketiga dan kecocokan koneksi bank yang dipakai usaha di Indonesia merupakan bagian dari biaya operasional yang belum tercakup dalam simulasi paket.

Alur e-Faktur Indonesia menentukan kecocokan akhir

Invoice penjualan dari aplikasi akuntansi berbeda fungsi dari faktur pajak elektronik. Peraturan Direktorat Jenderal Pajak tentang penyedia jasa aplikasi perpajakan mendefinisikan modul e-Faktur sebagai layanan yang terintegrasi dengan sistem administrasi DJP untuk membuat faktur pajak bagi pengusaha kena pajak. Karena itu, daftar fitur invoice Zoho Books atau Xero saja tidak cukup untuk menyimpulkan bahwa faktur pajak Indonesia dapat diterbitkan langsung dari paket yang dibandingkan.

Bagi usaha yang wajib menerbitkan faktur pajak, perbedaan beberapa dolar per bulan dapat kalah penting dari cara data penjualan masuk ke alur DJP dan pekerjaan tambahan yang diperlukan. Bagi usaha tanpa kebutuhan tersebut, batas invoice, jumlah akun aktif, fitur transaksi, dan total biaya normal memberi dasar pilihan yang lebih langsung. Harga Zoho edisi AS serta perubahan tarif Xero yang dijadwalkan membuat selisih rupiah dalam contoh ini paling tepat dipakai sebagai perhitungan bersyarat saat menilai penawaran langganan.

Baca juga:

Bagikan:

Berlangganan buletin kami

Dapatkan berita Web3, AI, dan kripto terbaru langsung di kotak masuk Anda.

0