
Sandi bocor terdeteksi? Ganti juga akun lain yang memakai sandi serupa

Untuk memeriksa sandi bocor, buka Password Checkup di Google Password Manager melalui menu Chrome atau passwords.google.com. Panduan Password Checkup dari Google menjelaskan cara menjalankan pemeriksaan serta menampilkan sandi yang terekspos, lemah, atau dipakai di beberapa akun. Jika ada sandi terekspos, ganti sandi pada layanan yang ditandai dan pada akun lain yang memakai sandi sama atau variasi yang mirip.
Mulailah dengan memastikan peringatan melalui menu resmi, lalu amankan email utama bila ikut berisiko. Sesudah itu, ubah sandi pada layanan yang ditandai, cari pemakaian ulang di akun lain, periksa sesi yang tidak dikenal, dan aktifkan autentikasi dua faktor. Mengganti sandi pada satu layanan belum melindungi akun lain yang masih menerima sandi serupa.
Jalankan pemeriksaan dari menu resmi
Di komputer, buka Chrome dan pilih menu tiga titik, lalu masuk ke Passwords and autofill → Google Password Manager → Checkup. Jika menggunakan peramban lain, ketik passwords.google.com di bilah alamat, masuk ke akun Google yang menyimpan sandi, lalu pilih pemeriksaan sandi. Nama menu dapat mengikuti bahasa yang digunakan perangkat atau peramban Anda.
Bila peringatan datang lewat email atau pesan, buka pengelola sandi melalui jalur tersebut alih-alih mengikuti tautan dalam pesan. Cocokkan layanan dan nama pengguna yang ditandai dengan akun milik Anda. Pemeriksaan ini mencakup sandi yang tersimpan pada akun Google yang sedang digunakan; sandi yang hanya tersimpan di tempat lain perlu ditelusuri secara terpisah.
Chrome juga dapat memberi peringatan ketika kredensial yang dipakai untuk masuk cocok dengan data kebocoran yang dikenalnya. Namun, daftar hasil pemeriksaan tetap perlu dibaca sebagai daftar akun tersimpan yang memerlukan tindakan, bukan daftar lengkap semua akun yang pernah Anda buat. Ingat pula akun lama yang mungkin tidak muncul karena sandinya tidak pernah disimpan.
Bedakan sandi terekspos, dipakai ulang, dan lemah

Terekspos berarti kombinasi nama pengguna dan sandi ditemukan dalam data yang telah beredar. Ganti sandi akun tersebut sesegera mungkin. Temuan itu menunjukkan kredensial tidak lagi aman, tetapi tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa seseorang sudah berhasil masuk ke akun Anda atau bahwa layanan yang tertera merupakan asal kebocoran.
Dipakai ulang berarti sandi yang sama digunakan pada beberapa akun tersimpan. Jika salah satunya terekspos, setiap akun yang masih memakai sandi itu memerlukan pengganti sendiri, walaupun hasil pemeriksaan hanya menandai satu akun sebagai terekspos. Lemah merujuk pada sandi yang mudah ditebak, misalnya kata umum atau pola sederhana; sandi seperti ini juga perlu diperkuat, tetapi sandi yang sudah terekspos dan dipakai ulang menjadi prioritas pertama.
Perhatikan nama pengguna di samping nama layanan sebelum mengganti sandi. Seseorang bisa memiliki lebih dari satu akun pada situs yang sama, sehingga satu perubahan belum tentu memperbaiki setiap entri yang ditandai. Hasil pemeriksaan membantu menentukan akun tersimpan mana yang harus ditangani, sementara daftar akun di luar pengelola sandi harus Anda lengkapi sendiri.
Amankan email utama dan layanan yang ditandai
Jika sandi email utama ikut terekspos, dipakai ulang, atau muncul tanda akses yang tidak Anda kenali, dahulukan akun itu. Tautan pengaturan ulang sandi layanan lain sering dikirim ke kotak masuk; orang yang menguasai email dapat menggunakannya untuk mengambil alih akun lain. Buat sandi email baru yang panjang dan unik, lalu pastikan alamat serta nomor pemulihan masih milik Anda.
Berikutnya, buka situs atau aplikasi layanan yang ditandai melalui alamat yang biasa Anda gunakan dan ubah sandinya di pengaturan akun. Gunakan sandi baru yang berbeda dari sandi email maupun sandi akun lain. Pengelola sandi dapat membuat dan menyimpan sandi unik, sehingga Anda tidak perlu mempertahankan satu pola yang mudah diingat untuk semua layanan.
Jika akses ke akun sudah hilang, gunakan prosedur pemulihan milik layanan itu. Setelah berhasil masuk, periksa perubahan pada informasi pemulihan dan pemberitahuan masuk yang tidak Anda kenali. Tanda seperti itu mengubah kebutuhan Anda dari sekadar mengganti kredensial menjadi memulihkan kendali atas akun.
Cari akun lain yang memakai sandi sama atau mirip

Buka kategori sandi yang dipakai ulang, lalu ubah sandi setiap akun yang tercantum menjadi sandi berbeda. Telusuri juga akun yang tidak tersimpan di Google Password Manager, termasuk akun yang pernah dibuat memakai sandi bocor dengan tambahan angka, perubahan huruf, atau variasi kecil lainnya. Panduan perlindungan akun FTC menganjurkan penggantian sandi pada layanan lain jika sandi yang bocor digunakan kembali dalam bentuk sama atau mirip.
Dahulukan akun yang dapat dipakai untuk mengatur ulang akun lain atau menyimpan informasi sensitif, seperti email, layanan keuangan, dan layanan belanja dengan metode pembayaran tersimpan. Urutan ini membantu ketika Anda tidak dapat mengubah semuanya sekaligus; akun lain yang masih memakai sandi lama tetap harus diselesaikan. Jika ragu apakah sebuah akun memakai variasi sandi yang bocor, masuk melalui jalur resmi dan tetapkan sandi baru yang unik.
Perbarui entri yang tersimpan di pengelola sandi setelah perubahan berhasil. Entri lama yang belum diperbarui dapat terisi otomatis saat Anda kembali ke layanan tersebut dan membuat daftar pemeriksaan sulit ditafsirkan. Selesaikan perubahan per akun agar jelas sandi mana yang masih aktif dan mana yang sudah diganti.
Periksa sesi aktif dan aktifkan autentikasi dua faktor
Jika ada pemberitahuan masuk dari perangkat yang tidak dikenal, perubahan data akun yang tidak Anda lakukan, atau tanda akses lain, periksa sesi aktif setelah mengganti sandi. Panduan pemulihan akun FTC menyarankan keluar dari akun pada semua perangkat, memeriksa informasi pemulihan, dan mencari aturan penerusan email yang tidak Anda buat. Opsi sesi dan perangkat biasanya berada di pengaturan keamanan masing-masing layanan.
Aturan penerusan email penting diperiksa karena pesan masuk dapat terus dikirim ke alamat lain tanpa perlu masuk lagi ke akun Anda. Periksa pula folder terkirim bila Anda mencurigai email telah diakses orang lain. Jika layanan menyediakan opsi untuk mengakhiri sesi pada perangkat lain, gunakan opsi itu setelah sandi baru tersimpan agar akses yang tidak Anda kenali terputus.
Aktifkan autentikasi dua faktor pada email utama dan akun penting lain yang menyediakannya. Aplikasi autentikator atau kunci keamanan dapat dipilih jika tersedia; simpan juga metode pemulihan yang diberikan layanan agar Anda tetap bisa masuk ketika perangkat utama hilang. Setelah akun terkait ditangani, jalankan kembali Password Checkup untuk melihat temuan yang masih tersisa pada sandi tersimpan, lalu cocokkan dengan akun di luar pengelola sandi yang sudah Anda telusuri.
Baca juga:
Artikel terkait


Password WhatsApp bukan pengganti OTP—aktifkan tiga lapis ini

Kebocoran Mathspace menyentuh 1,08 juta orang—sandi bukan satu-satunya risiko

Akun Instagram diretas: pulihkan email sebelum meminta selfie video

Data bocor yang viral ternyata lama—risiko penyalahgunaannya tetap hidup

Hapus My Activity belum cukup: histori Chrome bisa tetap tersimpan
Berlangganan buletin kami
Dapatkan berita Web3, AI, dan kripto terbaru langsung di kotak masuk Anda.