
OCTA Telkomsel membuka API multi-model, tetapi tarif model belum terbuka

Dalam pengumuman Telkomsel pada 20 Oktober 2026, perusahaan menjelaskan demonstrasi Token AI OCTA di Bali Tech Week; Direktur Utama Nugroho mengatakan, “Teknologi menjadi berarti ketika manfaatnya benar-benar dirasakan.” Dari Sanur, Bali Post melaporkan bahwa OCTA menyediakan akses API AI dan pengelolaan berbagai model bahasa.
Menurut rincian produk OCTA, layanan yang kini ditawarkan Telkomsel memungkinkan pelanggan memakai beberapa model AI melalui API dan satu saldo kredit, dengan paket mulai Rp100.000 termasuk PPN yang dibeli di MyTelkomsel. API key dapat dihubungkan ke aplikasi yang mendukung API kompatibel OpenAI. Harga paket tersedia untuk umum, sedangkan tarif konsumsi token setiap model ditampilkan di platform OCTA setelah pelanggan masuk.
Harga paket OCTA dan masa berlaku kredit

Paket OCTA menggabungkan kredit untuk mengakses model AI dengan kuota internet. Pilihan yang ditampilkan untuk pelanggan SIMPATI dan Telkomsel Halo memiliki kuota internet yang sama; harga dan jumlah OCTA Kredit yang diterima meningkat bersama. Harga berikut sudah termasuk PPN:
- Basic: Rp100.000 untuk 100.000 OCTA Kredit dan kuota internet 0,5 GB.
- Medium: Rp250.000 untuk 250.000 OCTA Kredit dan kuota internet 0,5 GB.
- Pro: Rp500.000 untuk 500.000 OCTA Kredit dan kuota internet 0,5 GB.
Secara aritmetis, ketiga paket memberikan satu OCTA Kredit untuk setiap Rp1 harga paket. Rasio itu menggambarkan pembelian saldo yang dibundel dengan internet, bukan harga sebuah token atau permintaan API: jumlah kredit yang terpakai tetap bergantung pada model serta panjang masukan dan keluaran. Karena itu, paket yang lebih mahal memberi saldo lebih besar, tetapi tidak menunjukkan potongan harga per kredit pada daftar harga publik.
Berikut perhitungan redaksi berdasarkan harga paket yang tercantum saat diperiksa pada 2 November 2026. Jika kebutuhan yang diasumsikan sudah diketahui dari tarif di platform, kebutuhan 80.000 kredit dapat ditutup dengan Basic seharga Rp100.000 dan menyisakan 20.000 kredit. Untuk kebutuhan 200.000 kredit, dua pembelian Basic berjumlah Rp200.000 dan tepat menyediakan 200.000 kredit; satu Medium memerlukan Rp250.000 tetapi menyisakan 50.000 kredit. Untuk kebutuhan 450.000 kredit, satu Pro seharga Rp500.000 menyediakan 500.000 kredit dan menyisakan 50.000 kredit. Perhitungan ini belum dapat diterjemahkan menjadi jumlah percakapan atau token tanpa tarif model yang dipilih.
Kuota internet pada paket yang ditampilkan berlaku 30 hari. OCTA Kredit tidak memiliki masa berlaku, kecuali ada ketentuan berbeda yang diberitahukan saat pembelian; berakhirnya kuota internet karena itu tidak otomatis menghapus kredit. Pembayaran paket dilakukan melalui pulsa prabayar, tagihan pascabayar, atau metode lain yang tersedia di MyTelkomsel. Kredit yang telah tercatat tidak dapat dipindahkan atau ditukar menjadi uang.
API key menghubungkan aplikasi ke model yang tersedia
Akses OCTA dimulai dengan nomor Telkomsel aktif dan kode OTP untuk masuk ke tsel.id/Octa. Pelanggan kemudian dapat membuat API key, memilih model, memantau saldo, dan melihat riwayat penggunaan; ketika saldo kurang, paket dibeli melalui MyTelkomsel. Syarat pembelian dan penggunaan juga mencakup usia minimal 18 tahun serta koneksi internet aktif. Alur ini memisahkan tempat membeli kredit dari tempat memilih model dan mengelola pemakaian API.
API key OCTA dapat dipasang pada aplikasi yang mendukung API kompatibel OpenAI, termasuk aplikasi percakapan dan alat pemrograman. Kompatibilitas itu menjelaskan cara aplikasi terhubung ke layanan, sementara model yang tersedia dikembangkan dan dioperasikan oleh penyedia pihak ketiga. Masing-masing penyedia memiliki ketentuan penggunaan sendiri serta dapat menerapkan penyaringan konten, batas jumlah permintaan, batas ukuran masukan, atau kuota. Karena itu, pilihan model memengaruhi lebih dari sekadar tarif.
Pelanggan perorangan boleh memakai layanan untuk mengembangkan dan menjalankan aplikasi, situs web, atau sistem miliknya, termasuk untuk tujuan komersial. Penggunaan oleh badan usaha diatur melalui perjanjian tersendiri dengan Telkomsel. Ketentuan pelanggan juga melarang penjualan kembali akses langsung serta penyewaan atau pembagian API key kepada pihak lain. Izin untuk membuat produk komersial dengan API tersebut berbeda dari izin menjual akses OCTA itu sendiri.
Harga masuk belum menentukan biaya pemakaian model
Saldo paket berkurang menurut tarif konsumsi model yang dipilih, dihitung dari token masukan dan keluaran. Halaman harga publik menunjukkan jumlah kredit yang dibeli, tetapi tidak memuat tabel tarif per model. Pengembang yang memperkirakan biaya sebuah fitur perlu memasangkan perkiraan tokennya dengan tarif model di platform; harga paket saja tidak memberi angka biaya untuk satu permintaan ataupun dasar yang cukup untuk membandingkan dua model.
Daftar model, penyedia, dan tarif konsumsi dapat berubah. Penyesuaian tarif diinformasikan sebelum berlaku dan dikenakan pada penggunaan setelah perubahan itu. Permintaan yang gagal diproses akibat gangguan platform atau model dan tidak menghasilkan keluaran tidak mengurangi kredit. Sebaliknya, keluaran yang lebih panjang pada permintaan yang berhasil dapat menghabiskan lebih banyak kredit karena token keluaran turut dihitung.
API key juga menentukan siapa yang menanggung pemakaian saldo. Seluruh penggunaan melalui key mengurangi kredit pemilik akun, termasuk penggunaan oleh pihak lain ketika key bocor. Ketentuan layanan meminta pemilik segera menonaktifkan key yang bocor melalui platform OCTA dan melaporkannya kepada layanan pelanggan Telkomsel. Selisih antara saldo yang dibeli dan biaya aktual karena itu bergantung pada tarif model, pola permintaan, serta kendali atas key.
Lokasi pemrosesan mengikuti model yang dipilih

Masukan yang dikirim melalui OCTA diteruskan kepada penyedia model pilihan untuk menghasilkan keluaran. Pemrosesan dapat berlangsung di pusat data di luar Indonesia, bergantung pada model; informasi lokasi pemrosesan tersedia di platform OCTA. Pembelian paket dalam rupiah melalui nomor Telkomsel tidak dengan sendirinya menentukan lokasi pengolahan masukan. Bagi aplikasi yang menangani data pengguna, pilihan model sekaligus menjadi pilihan tentang jalur pemrosesan data.
Untuk menjalankan layanan dan mencatat konsumsi, Telkomsel memproses data akun, nomor pelanggan, transaksi, saldo, dan metadata penggunaan. Ketentuannya menyebut masukan, keluaran, log, serta metadata tidak digunakan oleh Telkomsel untuk pelatihan model, pengembangan produk, pemrofilan, atau pemasaran tanpa persetujuan atau dasar pemrosesan lain yang sah. Penyedia model juga diwajibkan tidak menggunakan masukan dan keluaran tersebut untuk pelatihan model.
Rincian yang menentukan biaya dan penempatan data baru lengkap pada tingkat model di platform: tarif token, ketentuan penyedia, dan lokasi pemrosesannya. Sampai rincian itu tersedia secara publik, paket Rp100.000 menunjukkan biaya masuk yang jelas, tetapi belum menunjukkan ongkos menjalankan alur kerja tertentu.
Baca juga:
Artikel terkait


GoPay atau DANA: 100 transfer gratis berhadapan dengan 10

Cloudflare R2 atau Backblaze B2: egress gratis belum menentukan pemenang

Matomo atau Plausible: skrip 1,3 KB menukar kedalaman analitik

Menandatangani image dengan Cosign: verifikasi identitas, bukan sekadar centang

Mengaktifkan DNSSEC tanpa memutus domain: urutan DS record menentukan
Berlangganan buletin kami
Dapatkan berita Web3, AI, dan kripto terbaru langsung di kotak masuk Anda.