Monetisasi YouTube berubah pada 2027—siapkan kanal sejak 2026

|Penulis: Tim Redaksi QUASA|5 mnt baca| 5
Monetisasi YouTube berubah pada 2027—siapkan kanal sejak 2026

Pada 2026, kreator di Indonesia dapat mengajukan Program Partner YouTube (YPP) melalui akses awal untuk fan funding dan Shopping atau jalur bagi hasil iklan. Dalam rincian ambang monetisasi YouTube, akses awal memerlukan 500 subscriber, tiga unggahan publik dalam 90 hari, serta 3.000 jam waktu tonton yang memenuhi syarat dalam 365 hari atau 3 juta penayangan Shorts yang memenuhi syarat dalam 90 hari; jalur iklan memerlukan 1.000 subscriber serta 4.000 jam atau 10 juta penayangan Shorts dalam periode yang sama. Setelah ambang tercapai, ajukan kanal melalui tab Penghasilan di YouTube Studio dan setujui modul untuk jenis pendapatan yang ingin digunakan.

Menurut ketentuan YPP mulai 1 Februari 2027, pendaftar baru ke jalur iklan dan Premium tetap memerlukan 1.000 subscriber, tetapi ambangnya naik menjadi 8.000 jam waktu tonton yang memenuhi syarat dalam 365 hari atau 20 juta penayangan Shorts yang memenuhi syarat dalam 90 hari. Pada saat yang sama, bagi hasil bulanan dari iklan dan Premium melalui Tampungan Dana Kreator Shorts mensyaratkan 10 juta penayangan Shorts yang memenuhi syarat dalam 90 hari terakhir. Kreator yang sudah tergabung dalam YPP tidak terkena kenaikan ambang masuk tersebut, tetapi perlu meninjau persyaratan modul yang diperbarui paling lambat 31 Januari 2027 agar pendapatan dari fitur terkait tidak terhenti.

Bedakan akses awal dari bagi hasil iklan

Akses awal memberi jalan untuk memperoleh dukungan langsung dari penonton melalui langganan channel, Super Chat, Super Stickers, dan Super Thanks. Shopping juga dapat tersedia bagi kanal yang memenuhi persyaratan fiturnya. Indonesia termasuk wilayah perluasan YPP, tetapi lolos ambang awal tidak otomatis mengaktifkan seluruh fitur; kanal masih harus diterima ke program dan memenuhi syarat masing-masing produk.

Untuk memperoleh bagian dari iklan di Halaman Tonton atau Feed Shorts dan dari YouTube Premium, kanal harus mencapai jalur dengan ambang lebih tinggi. Perbedaan ini penting ketika menentukan target produksi: mencapai ambang awal dapat membuka fan funding, tetapi belum memberi hak atas bagi hasil iklan. Jika video panjang menjadi andalan, pantau jam tonton yang memenuhi syarat; jika kanal bertumpu pada Shorts, pantau penayangan Shorts yang memenuhi syarat dalam periode bergulir.

Siapkan kanal dan ajukan permohonan di YouTube Studio

Sebelum mengajukan YPP, pastikan negara tempat tinggal pemilik kanal termasuk wilayah yang didukung; Indonesia memenuhi syarat wilayah. Kanal juga harus mematuhi kebijakan monetisasi, tidak memiliki teguran Pedoman Komunitas yang aktif, mengaktifkan Verifikasi 2 Langkah pada Akun Google, dan memiliki akses ke fitur lanjutan. Siapkan satu akun AdSense untuk YouTube yang aktif untuk ditautkan, atau buat akun tersebut melalui alur di YouTube Studio.

  1. Buka YouTube Studio, lalu pilih Penghasilan. Jika ambang belum tercapai, pilih Dapatkan notifikasi untuk menerima pemberitahuan saat kanal memenuhi syarat.
  2. Ketika Daftar Sekarang tersedia, tinjau dan setujui Persyaratan dasar. Tautkan akun AdSense untuk YouTube yang sudah aktif atau siapkan akun baru melalui langkah yang ditampilkan.
  3. Periksa status permohonan di Penghasilan. Kanal yang telah menyelesaikan persyaratan dasar dan penautan AdSense masuk ke antrean peninjauan; angka subscriber dan penayangan saja tidak menjamin persetujuan.

Setelah kanal diterima, buka Penghasilan dan pilih Mulai pada modul yang sesuai. Modul Monetisasi Halaman Tonton diperlukan untuk pendapatan iklan dan Premium dari video panjang atau siaran langsung yang ditonton di Halaman Tonton. Modul Monetisasi Shorts diperlukan untuk bagi hasil iklan di Feed Shorts; penayangan sebelum modul diterima tidak menghasilkan bagi hasil Shorts. Untuk fan funding, setujui Modul Produk Commerce dan aktifkan fitur yang memenuhi syarat. Pengaktifan iklan pada video tetap bergantung pada pemeriksaan kesesuaiannya bagi pengiklan.

Hitung penayangan yang memenuhi syarat dan jaga aktivitas

Angka penayangan yang terlihat di kanal dapat berbeda dari angka kelayakan YPP. Jam tonton untuk ambang video panjang berasal dari video publik yang memenuhi syarat; waktu menonton Shorts di Feed Shorts tidak masuk ke ambang jam tersebut. Untuk jalur Shorts, yang dihitung ialah penayangan memenuhi syarat dari Shorts publik di Feed Shorts. Video pribadi, video tidak publik, video yang dihapus, dan penayangan dari kampanye iklan tidak menambah ambang terkait; postingan gambar di Feed Shorts juga tidak dihitung sebagai penayangan Shorts yang memenuhi syarat.

Perubahan privasi atau penghapusan video dapat memengaruhi status permohonan, sehingga progres di tab Penghasilan lebih berguna daripada menjumlahkan angka yang terlihat pada tiap unggahan. Untuk memahami mengapa tampilan angka Shorts dapat berbeda dari metrik pendapatan, lihat perbedaan views dan Engaged Views. Kelayakan bagi hasil Shorts juga bergantung pada konten yang memenuhi pedoman bagi pengiklan.

Selain memantau metrik, pertahankan aktivitas kanal: ringkasan kelayakan YPP menyatakan bahwa YouTube dapat menonaktifkan monetisasi kanal yang tidak mengunggah video atau membuat postingan selama enam bulan atau lebih. Risiko ini berlaku setelah kanal diterima, sehingga lolos ambang pendaftaran tidak berarti monetisasi akan terus aktif tanpa kegiatan berikutnya.

Apa yang perlu disiapkan untuk aturan 2027?

Ambang akses awal untuk fan funding dan Shopping tetap berlaku ketika ambang masuk ke bagi hasil iklan naik bagi pendaftar baru. Karena itu, kreator yang belum mencapai jalur iklan masih dapat menilai apakah fitur dukungan penonton sesuai dengan kanalnya. Bagi kanal yang sudah masuk YPP, kenaikan ambang pendaftaran tidak mengubah status keanggotaan, tetapi pendapatan Shorts akan bergantung pada apakah kanal mempertahankan ambang penayangan yang baru.

Aturan aktivitas YPP juga berubah: kanal dianggap aktif jika memenuhi salah satu dari 1.000 jam waktu tonton yang memenuhi syarat dalam 365 hari, 1 juta penayangan Shorts yang memenuhi syarat dalam 90 hari, atau mengunggah dua video panjang maupun lima Shorts setiap 90 hari. Kanal yang turun di bawah batas aktivitas mendapat periode tambahan 90 hari untuk memenuhi ambang jam tonton atau penayangan Shorts agar tetap tergabung dalam program. Batas aktivitas ini perlu diperhatikan bersama aturan penonaktifan monetisasi akibat tidak adanya unggahan atau postingan selama enam bulan.

Di dasbor atau tab Penghasilan YouTube Studio, tinjau notifikasi pembaruan Modul Monetisasi Halaman Tonton, Modul Monetisasi Shorts, dan Modul Produk Commerce jika berlaku. Kanal yang melewatkan persetujuan persyaratan baru berhenti memperoleh pendapatan dari fitur terkait sampai persyaratan diterima; keputusan menerima modul terpisah dari status keanggotaannya dalam YPP. Bagi kreator yang memakai fan funding sejak sebelum Modul Produk Commerce berlaku, pembaruan persyaratan modul tersebut juga perlu diperiksa.

Baca juga:

Bagikan:

Berlangganan buletin kami

Dapatkan berita Web3, AI, dan kripto terbaru langsung di kotak masuk Anda.

0